• Home

punya siti

Menu
  • Home
Home /
February 22, 2022 Post a Comment

 keutamaan puasa sunnah

Search Results

Cuplikan pilihan dari web

Puasa sunnah dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. Puasa sunnah juga menjadi amalan menyempurna puasa wajib. Berikut macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya dalam Islam. Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari kesembilan bulan Dzulhijah 

Puasa Sunnah Lengkap: Jenis dan Keutamaan Masing-masing

Dany Garjito
Sabtu, 29 Mei 2021 | 21:38 WIB
Puasa Sunnah Lengkap: Jenis dan Keutamaan Masing-masing
Jenis puasa sunnah. (Shutterstock)

Suara.com - Islam mengenal puasa wajib tiap bulan Ramadan. Selain itu, Islam juga mengenal berbagai puasa sunnah. Puasa sunnah dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. Puasa sunnah juga menjadi amalan menyempurna puasa wajib. Berikut macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya dalam Islam.

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari kesembilan bulan Dzulhijah bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. Puasa ini bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah bersabda, “Tiada amal yang soleh yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih disukai daripada hari-hari  di sepuluh hari pertama dalam bulan Dzulhijah.” 

Puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelah hari berpuasa. Puasa Arafah bisa membebaskan dari siksa api neraka sebab Allah Swt. memberikan kebebasan dari siksa api neraka bagi seluruh kaum muslim di hari arafah.

Baca Juga:Niat Puasa Senin Kamis, Lengkan dengan Doa Berbuka Puasa

2. Puasa di Sembilan Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Bukan cuma di hari kesembilan, Islam mensunahkan puasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijah. Keutamaan puasa di bulan Dzulhijah ini sama seperti kita berpuasa setahun penuh. Rasulullah Saw. bersabda, “Tiada sebarang hari pun yang lebih disukai Allah dimana seorang hamba beribadat di dalam hari-hari itu daripada ibadah yang dilakukannya di dalam 10 hari Dzulhijah. Puasa sehari di dalam hari itu menyamai puasa setahun dan qiyamulail (menghidupkan malam) di dalam hari itu seumpama qiamulail setahun.”

Hadis lain juga menyebutkan, “Sesungguhnya Rasulullah Saw. melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, di Hari Asyura dan tiga hari di setiap bulan iaitu hari Isnin yang pertama dan dua hari Khamis yang berikutnya” (HR Imam Ahmad dan an-Nasa’i).


                             Berikut ini beberapa keutamaan dari puasa sunnah:

. Mendapat Dua Kebahagiaan
Bagi orang yang menjalankan puasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yang tidak akan bisa dirasakan oleh orang lain yang tidak berpuasa. Dua kebahagiaan tersebut adalah kenikmatan yang dirasakan saat berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah SWT.

Hal ini berdasarkan sebuah hadits shahih yang menyebutkan bahwa Nabi SAW bersabda:

"Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya." (HR. Muslim).

2. Mendapat Pahala Khusus
Ibadah apapun yang kita lakukan tentu bernilai pahala disisi Allah SWT. Hal ini berdasarkan sebuah hadits shaih yang menyebutkan Nabi SAW bersabda:

"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat Allah Ta'ala berfirman (yang artinya), "Kecuali amalan puasa. Amalan tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku." (HR. Muslim).

Selain keutamaan yang disebutkan, ada pula beberapa jenis puasa sunnah yang perlu kita amalkan agar mendapatkan pahala.

Puasa yang hukumnya sunnah antara lain:
1. Puasa Senin Kamis
2. Puasa Dawud
3. Puasa 6 hari di bulan Syawwal
4. Puasa tanggal 9,10,11 di bulan Muharram
5. Puasa tanggal 8 dan 9 di bulan Dzulhijjah
6. Puasa tanggal 13,14, 15 tiap bulan Qamariyah
7. Puasa di bulan Sya'ban
8. Puasa di bulan haram (Dzulqa'dah. Dzulhijjah, Muharram, Rajab)
9. Puasa Dahr (puasa setiap hari terus menerus kecuali di hari terlarang).

Untuk lebih tahu tentang penjelasan puasa sunnah dan keutamaannya secara lengkap, KLIK DI SINI untuk mengetahuinya.




Puasa Sunnah Lengkap: Jenis dan Keutamaan Masing-masing
Jenis puasa sunnah. (Shutterstock)

Suara.com - Islam mengenal puasa wajib tiap bulan Ramadan. Selain itu, Islam juga mengenal berbagai puasa sunnah. Puasa sunnah dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. Puasa sunnah juga menjadi amalan menyempurna puasa wajib. Berikut macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya dalam Islam.

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari kesembilan bulan Dzulhijah bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. Puasa ini bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah bersabda, “Tiada amal yang soleh yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih disukai daripada hari-hari  di sepuluh hari pertama dalam bulan Dzulhijah.” 

Puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelah hari berpuasa. Puasa Arafah bisa membebaskan dari siksa api neraka sebab Allah Swt. memberikan kebebasan dari siksa api neraka bagi seluruh kaum muslim di hari arafah.



2. Puasa di Sembilan Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Bukan cuma di hari kesembilan, Islam mensunahkan puasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijah. Keutamaan puasa di bulan Dzulhijah ini sama seperti kita berpuasa setahun penuh. Rasulullah Saw. bersabda, “Tiada sebarang hari pun yang lebih disukai Allah dimana seorang hamba beribadat di dalam hari-hari itu daripada ibadah yang dilakukannya di dalam 10 hari Dzulhijah. Puasa sehari di dalam hari itu menyamai puasa setahun dan qiyamulail (menghidupkan malam) di dalam hari itu seumpama qiamulail setahun.”

Hadis lain juga menyebutkan, “Sesungguhnya Rasulullah Saw. melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, di Hari Asyura dan tiga hari di setiap bulan iaitu hari Isnin yang pertama dan dua hari Khamis yang berikutnya” (HR Imam Ahmad dan an-Nasa’i).


Jenis puasa sunnah.  Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari kesembilan bulan Dzulhijah bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji. Puasa ini bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatimana seorang hamba beribadat di dalam hari-hari itu daripada ibadah yang dilakukannya di dalam 10 hari Dzulhijah. Puasa sehari di dalam hari itu menyamai puasa setahun dan qiyamulail (menghidupkan malam) di dalam hari itu seumpama qiamulail setahun.”
kan oleh Bukhari, Rasulullah bersabda, “Tiada amal yang soleh yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih disukai daripada hari-hari  di sepuluh hari pertama dalam bulan Dzulhijah.”DLL.


Puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelah hari berpuasa. Puasa Arafah bisa membebaskan dari siksa api neraka sebab Allah Swt. memberikan kebebasan dari siksa api neraka bagi seluruh kaum muslim

keutamaan puasa

sembilan hari pertama bulan Dzulhijah. Keutamaan puasa di bulan Dzulhijah ini sama seperti kita berpuasa setahun penuh. Rasulullah Saw. bersabda, “Tiada sebarang hari pun yang lebih disukai Allah dHadis lain juga menyebutkan, “Sesungguhnya Rasulullah Saw. melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, di Hari Asyura dan tiga hari di setiap bulan iaitu hari Isnin yang pertama dan dua hari Khamis yang berikutnya” (HR Imam Ahmad dan an-Nasa’i).

Location:

Share :

Post a Comment for " "

keutaman puasa shunah
Powered by Blogger
  • February 2022 (1)

Report Abuse

About Me

moslem history View my complete profile
© 2021 - punya siti